/***************************************** Anti Copy ******************************************/
Belajar Memang Membuat Lelah,
Namun Jika Tidak Pernah Belajar,
Maka Suatu Hari Nanti Hidup Kita Akan Jauh Lebih Melelahkan
WHAT'S NEW?
Loading...

Yang Anda butuhkan agar Arduino dapat dioperasikan


 Yang Anda butuhkan agar Arduino dapat dioperasikan adalah:
• Sebuah papan Arduino seperti Uno, Duemilanove, atau Diecimila.
• Kabel USB untuk menghubungkan Arduino ke komputer Anda.
• Sebuah LED.
• IDE Arduino (akan digunakan di setiap bab).

Pada Gambar di bawahbAnda dapat melihat foto dari papan Arduino Diecimila dan bagian-bagiannya yang paling penting.


Untuk menghubungkan Arduino ke komputer Anda, Anda hanya memerlukan kabel USB. Kemudian Anda dapat menggunakan koneksi USB untuk berbagai tujuan : 

• Mengupload software baru pada papan.
• Berkomunikasi dengan papan Arduino dari komputer Anda. 
• Menyalurkan daya ke dalam papan Arduino.


Sebagai perangkat elektronik, Arduino membutuhan daya (power). Salah satu cara untuk menghubungkan daya dengan papan Arduino adalah dengan menghubungkannya ke port USB komputer, akan tetapi hal bukan solusi yang baik dalam beberapa kasus. Beberapa proyek tidak memerlukan komputer untuk menjalankannya, dan akan terasa berlebihan untuk menyalakan sebuah komputer dan menggunakan dayanya hanya untuk menyalakan Arduino. Port USB juga hanya memberikan 5 volt, dan kadang-kadang Anda membutuhkan lebih banyak daya.

Dalam situasi ini, solusi terbaik biasanya adalah adaptor AC yang memberikan tegangan 9V (kisaran yang direkomendasikan adalah 7V untuk 12V). Anda membutuhkan adaptor dengan ujung laras 2,1 mm dan pusat positif (tanyakan kepada orang yang menjualnya). Tancapkan ke power plug Arduino, dan Arduino bisa segera dinyalakan, bahkan ketika tidak terhubung ke komputer. Dengan cara itu, jika Anda menghubungkan Arduino ke port USB, Arduino akan menggunakan daya eksternal jika tersedia.


Harap diperhatikan bahwa beberapa versi papan Arduino seperti Arduino-NG dan Diecimila tidak beralih secara otomatis antara daya eksternal dan pasokan USB. Mereka dirancang dengan jumper seleksi listrik (lihat gambar 1.2) berlabel PWR_SEL dan Anda harus mengaturnya secara manual untuk masing-masing EXT atau USB.

Sekarang Anda telah mengetahui dua cara untuk menyalurkan daya ke Arduino. Ketika Arduino dihubungkan dengan komputer Anda, Arduino tidak mengambil semua daya yang ada, namun Arduino juga membagin daya tersebut dengan perangkat lain. Pada bagian gambar 1.2, pada halaman sebelumnya, Anda dapat melihat beberapa soket (disebut juga dengan pin, karena internal mereka terhubung ke pin di mikrokontroler) terkait dengan power supply : 
• Menggunakan pin berlabel 3V3 dan 5V, Anda dapat daya perangkat eksternal terhubung ke Arduino dengan 3,3 volt atau 5 volt.
• Dua pin berlabel Gnd memungkinkan yang perangkat eksternal Anda untuk berbagi kesamaan dengan Arduino. 
• Beberapa proyek bersifat portabel, sehingga mereka akan menggunakan pasokan listrik portabel seperti baterai. Anda menghubungkan sumber daya eksternal seperti baterai ke Vin dan Gnd soket. Jika Anda menghubungkan adaptor AC ke colokan (soket) listrik Arduino, Anda dapat menyalurkan tegangan dari adaptor melalui pin ini.

Pada bagian kanan bawah papan, ada enam pin input analog A0 - A5. Anda dapat menggunakannya untuk menghubungkan sensor analog ke Arduino. Mereka mengambil data sensor dan mengubahnya menjadi angka antara 0 dan 1023. Di bagian atas papan ada 14 pin digital IO bernama D0 - D13. tergantung kepada kebutuhan Anda.

Anda dapat menggunakan pin-pin untuk input atau output digtal, sehingga Anda dapat menghidupkan dan mematikan LED. Pin-pin tersebut (D3, D5, D6, D9, D10, dan D11) juga dapat bertindak sebagai input/output analog. Dalam mode ini, mereka mengkonversi dari 0 sampai 255 angka digital menjadi tegangan analog. Semua pin ini dihubungkan ke mikrokontroler. Mikrokontroler menggabungkan CPU dengan beberapa fungsi periferal seperti saluran I/O. Ada banyak jenis mikrokontroler yang tersedia, tetapi biasanya Arduino dilengkapi dengan ATmega328 atau ATmega168. Keduanya adalah mikrokontroler 8-bit yang diproduksi oleh sebuah perusahaan bernama Atmel. 

Meskipun komputer modern memuat program dari hard drive, mikrokontroler biasanya harus diprogram terlebih dahulu. Itu berarti Anda harus memuat perangkat lunak Anda ke mikrokontroler melalui kabel. Anda hanya perlu mengunggahnya ke dalam mikrokontroler sekali saja. Program tersebut akan tetap berada di dalam mikrokontroler sampai mendapat program baru.  


Setiap kali Anda memberikan suplai listrik ke Arduino, program yang ada dalam mikro kontroler akan disimpan dalam mikrokontroler dan dijalankan secara otomatis. Jika Anda menekan tombol reset pada Arduino, semuanya akan reinitialized. Program yang telah disimpan tidak akan hilang, namun berjalan dari awal.

0 komentar:

Posting Komentar